Senin, 19 Desember 2011

Krisis Gombong layang (sisgoyang)

Bandung, Gombong layang (Gomlay) -  Sababong berencana untuk mandi di kamar mandi yang biasa ditempati santri putra(19/12/11).Tapi kenyataannya 4 kamar mandi itu telah digunakan terlebih dahulu oleh santriwati.Santriwati mandi di tempat santriwan terdorong dengan ketidak adaan pompa yang biasa digunakan di hamam (kamar mandi) putri dipindahkan ke hamam santriwan alhasil di sumurnya kosong,di baknya seperti itu.Terkadang kita harus mengantri untuk mandi ataupun wudhu.Untuk mengantisipasi keadaan Mahasiswa yang jarang mandi juga jarang shalat berjama'ah di mushola disarankan bagi santri dan santriwan agar dapat mandi sebelum shalat subuh.Di samping itu mandi sebelum subuh terdapat berbagai macam kebaikan dan kesegaran.Allahu jaml yuhibbu jamyl. Tak usah dihiraukan hal ini pernah terjadi tahun lalu, namun bedanya tahun lalu putra yang ikut mandi ke hamam putri.Akhirnya putra mandi ke luar sambil membawa handuk dan peralatan mandinya ke Dharma atau TK yang berlokasi di depan pondok.
Untuk masalah kebersihan saya pribadi menginginkan agar pompa yang berada disamping hamam putri segera disignifikasi dengan kebutukan putri.Dan tak relevan juga kalau putri dan putra mandi bersebelah-belahan.Lebih baik lepaskan genting yang ada di hamam putri supaya air hujan bisa masuk ke dalam bak mandi, jadi putri tidak terbebani dengan lokasi kamar mandi yang cukup jauh dengan kamarnya.Tapi itu hanya berlaku pada musim hujan dan tidak pada musim berikutnya makannya itu bukan soslusi yang cukup untuk krisis air ini.Solusi yang ada dan cukup adalah memperbaiki dan menformulasikan alat unruk memompa air tapi sayangnya hal itu membutuhkan waktu tiga hari.Insya Allah setelah mandi semua akan menjai normal, berjalan dengan semestinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar